Biografi Sahabat
Sahabat sekaligus teman motivasiku.
Melyanti Putri Tanjung nama lengkapnya biasa dipanggil Puput atau Mely oleh teman - temannya. Perempuan yang satu ini memiliki perawakan yang tinggi dan tubuh berisi tapi ga gendut loo… Lahir asli di Pontianak 26 mei 2002, anak ke tiga dari lima bersaudara dengan mempunyai dua abang dan adik cowok dan cewek. Mely suka musik tapi dia pernah bilang sendiri dia tidak mempunyai bakat tentang musik itu sendiri. Menurutnya dia sudah pernah belajar namun belum bisa sampai sekarang. Pernah waktu sekolah SMP dulu dia mengikuti ekstrakulikuler drumband di sekolah. Namun, dia di tegur oleh senior karena tidak pandai memainkan alat musik senar yang ia pilih. Ia merasa sangat sedih waktu itu dan merasa putus asa namun ia tetap semangat belajar dan tekat kuat serta memilih untuk tetap ikut eskul tersebut dan pindah memainkan alat musik lain yaitu melodi. Dan akhirnya ia merasa lebih tepat memilih alat musik tersebut karena lebih mudah. Dia pun banyak mengikuti perlombaan drumband dengan teman-temannya dan bersaing dengan drumband dari sekolah lain. Tak jarang drumband dari sekolahnya memenangkan pertandingan. Itu yang membuatnya tetap semangat ikut eskul tersebut. Meskipun aku tidak pernah melihatnya langsung saat bertanding namun aku memberikannya semangat agar tetap percaya diri saat grupnya tampil.
Mely ini punya nama unik loh, ya nama teman saya yang satu ini emang unik karena memiliki nama marga Tanjung. Marga tersebut ia dapatkan dari ayahnya yang bernama Ali Ahmad Tanjung. Jika dilihat dari marganya, mungkin orang mengira dia berasal dari Padang. Namun menurut kakek neneknya mereka hanya tinggal di Padang lalu berpindah tempat. Tapi tetap saja orang medan kan haha. Ayahnya dari padang dan ibunya dari Tayan. Kalau tidak salah ibunya orang Madura makanya anaknya manis dan kadang juga suka ngegas hehe. Waktu masuk SMA dulu Mely ingin sekali bersekolah diluar daerah yang ada ekstrakulikuler musiknya seperti drumband dan lain – lain, karna ia ingin melanjutkan skill dibidang permusikannya. Namun ayahnya tidak mengizinkan. Menurut ayahnya si Mely ini tidak bisa mengendarai motor dan juga tidak ada kendaraan dan akhirnya Mely memilih untuk masuk ke SMA Negeri didekat rumahnya. Akhirnya dengan ikhlas ia lebih memilih menuruti kemauan orang tuanya dan melanjutkan sekolahnya didekat rumahnya. Ketika SMA dia mulai mencari tahu organisasi – organisasi aktif yang ada disekolahnya. Dan akhirnya ia mulai tertarik dengan rohis. Menurutnya semenjak ia ikut rohis ia merasanya pengetahuan islam dalam dirinya mulai bertambah. Namun entah setan apa yang merasuki dirinya karena pada akhirnya ia berhenti dari rohis. Dan sampai disitu ia pun tidak pernah mengikuti organisasi satupun. Saat ada pentas seni tahunan disekolah Mely menampilkan drama musik dan tari. Ia terpilih untuk menjadi pemeran bidadari ungu di cerita jaka tarub. Memang Mely ini orangnya multitalent dan penurut makanya ia mau menjadi apapun.
Melyanti ini adalah anak jurusan IPA. Ia termasuk anak yang berprestasi dan memiliki sifat baik, ramah dan ceria saat disekolah. Ia bercita – cita menjadi dokter makanya ia memlih jurusan tersebut saat SMA. Dan ia sempat merasa menyesal karena tidak belajar bersunguh – sungguh saat SMA. Namun, pada akhirnya ia malah lulus di jurusan kimia saat pendataan. Padahal menurutnya ia tidak suka kimia. Ia berfikir bahwa ia malas belajar dan tidak cocok di jurusan kimia tetapi pada saat itu teman - temannya banyak yang memilih jurusan tersebut dan akhirnya Mely pun ikut – ikutan memilih prigram studi kimia. Dan benar saja Mely di terima di SNMPTN dan sekarang ia kuliah di Universitas Tanjung Pura Fakultan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam jurusan kimia. Usut punya usut awalnya ia tidak menerima, padahal tidak semua orang punya kesempatan emas itu termasuk saya sendiri. Setelah melalui perdebatan dengan orang tua nya akhirnya mely pun memilih mengiyakan program studi itu dan alhamdulillahnya lagi ia lolos kip kuliah. Rencana Tuhan memang lebih indah dari apapun.
Melyanti juga pernah dibully saat SD hanya karena ia tidak mau memberikan uang jajannya kepada anak – anak nakal disekolahnya. Jika Mely tidak memberikan uang, maka anak – anak itu akan menghasut teman lainnya untuk tidak berteman dengannya. Karena takut tidak punya teman akhirnya Mely pun memberikan uangnya. Hal ini berlangsung selama satu tahun yakni pada saat Mely kelas 1 SD. Beruntungnya orang tua Mely tau akan hal ini, dan kemudian pada saat Mely naik ke kelas 2 dia dipindahkan ke sekolah lain.
Mely mempunyai hobi yang sama sepertiku yakni menonton drama korea. Mely bisa menghabiskan waktu yang lama untuk sekedar menonton habis film dramanya. Bahkan kadang dia sampai lupa untuk mengerjakan tugas. Selain itu dia juga hobi mengoleksi barang – barang kpop. Dan kadang suka menyisipkan uang untuk sekedar membeli perintilan kpop.
Mely sangat menyukai makanan pedas. Dan makanan favoritnya adalah seblak. Oleh karena itu, ia sering sakit perut disekolah dan izin pulang untuk istirahat. Padahal ibunya sudah sering memarahinya untuk tidak makan makanan pedas apalagi seblak yang tidak baik dikonsumsi setiap hari. Namun tetap saja Mely masih keras kepala.
Pernah saat ada tugas disekolah dan tak sengaja kubaca tulisan tangan Mely. Aku sangat ingat sekali Mely menulis motivasi untuk dirinya sendiri. Kira – kira begini isi dari tulisan tersebut “Dalam hidup ini saya harus memiliki prinsip hidup yaitu dengan saya selalu berusaha dan selalu berdoa untuk mewujudkan cita-cita yang saya inginkan, saya yakin dan selalu optimis bahwa dibalik ini semua ALLAH SWT mempunyai rencana lain. Sampai sekarang saya mempunyai cita-cita yang masih ingin saya wujudkan yaitu jadi orang sukses, membahagiakan kedua orangtua saya dan membahagiakan orang-orang yang saya cintai dan sayangi. Saya merasa sedih sampe sekarang saya sadar bahwa saya belum bisa memberikan sesuatu yang bisa membanggakan dan membahagiakan kedua orangtua saya, mungkin suatu saat nanti saya akan dapat mewujudkannya. Amin” setelah Aku membacanya aku merasa juga sangat termotivasi akan tulisan Mely tersebut untuk terus bersemangat dalam mengejar cita – cita ku tanpa harus mengecewakan orang tuaku. Mely tak marah saat aku kepergok membaca tulisan tangannya, namun Aku menemukan wajahnya yang memerah. Akupun langsung minta maaf karena dengan lancang membaca tanpa izin dulu darinya. Rupanya Mely hanya malu karena tulisannya dibaca olehku. Namun ku beritahu bahwa tulisannya bagus dan bisa menginspirasi orang untuk terus bersemangat. Mely pun tersenyum saat aku berkata demikian.
Sampai sekarang kami masih akrab satu sama lain. Kadang – kadang kami berkumpul dirumah teman kami yang lain. Karena kami tidak ingin persahabatan ini berakhir namun kami memiliki komitmen untuk terus berteman dan bersemangat dalam hidup apalagi sekarang masing masing dari kami sudah kuliah.
Dan itulah sekilas tentang teman ku yang satu ini, bagi para pembaca semoga dengan membaca ini kalian bisa mengenal si Mely lebih dekat lagi. Mohon maaf bila ada beberapa yang kurang mengenai hasil interview dengan teman saya yang satu ini. Dan untuk Melyanti juga sorry kalau ada beberapa yang mungkin kurang pas atau tidak sesuai hehe… . Sekian Terima Kasih
Komentar
Posting Komentar