Strategi Pembelajaran
Strategi Pembelajaran
Secara umum
pengertian strategi pembelajaran adalah suatu usaha menggunakan strategi yang
sistematis yang dilakukan secara efektif untuk mendapatkan suatu prestasi dan
juga keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran. Dapat diartikan bahwa strategi
pembelajaran merupakan sebagai suatu rancangan sekaligus metode dalam mencapai
tujuannya. Tujuannya disini yaitu membuat peserta didik cepat paham dan
mengerti dari pembelaaran yang diberikan. Tentunya, keberhasilan peserta didik
dalam memahami materi pembelajaran merupakan kebanggaan bagi pendidiknya dan
pertanda bahwa pendidik berhasil. Maka dari itu, sebagai seorang pendidik harus
pandai memilih strategi yang tepat dan cocok digunakan, sehingga tercapainya
tujuan pembelajaran tersebut. Ada beberapa pendapat para ahli mengenai definisi
strategi pembelajaran, yaitu sebagai berikut :
1. Hilda Taba
Strategi
pembelajaran adalah urutan atau pola perilaku guru untuk dapat mengakomodasi
semua variabel pembelajaran secara sadar dan sistematis.
2. Suparman
Strategi pembelajaran
merupakan gabungan dari beberapa rangkaian kegiatan, cara mengorganisasikan
materi pelajaran siswa, bahan, peralatan dan waktu yang digunakan untuk proses
pembelajaran dalam mencapai tujuan kegiatan pembelajaran yang telah ditentukan.
Jenis-jenis strategi
pembelajaran
Dalam pelaksanaan
pendidikan tentunya banyak contoh strategi pembelajaran yang dapat digunakan.
Misalnya, jika strategi pembelajaran memiliki sisi positif dan negatif, perlu
diketahui apa sisi negatif dan positifnya. agar lebih mudah dikendalikan.
Berikut penjelasannya:
1. Metode ceramah
Jenis strategi
pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah yaitu penuturan materi dalam
bahan ajar secara lisan yang dilakukan oleh guru. Terdapat kelebihan dan
kekurangan dalam melaksanakan metode pembelajaran yang satu ini. Yakni:
Kelebihan:
• Ini adalah metode yang mudah dan
murah.
• Dapat menyajikan materi pelajaran
secara luas dan lebih detail.
• Guru dapat mengontrol keadaan kelas
dengan lebih mudah.
Kekurangan:
•
Materi yang diserap siswa hanyalah apa
yang diajarkan guru di dalam kelas.
•
Tidak ada peragaan khusus dari setiap
materi yang disajikan.
•
Siswa juga sering merasa bosan jika guru
tidak memiliki kemampuan berbahasa yang baik.
•
Lebih sulit untuk mendeteksi tingkat
pemahaman siswa.
2. Metode demonstrasi
Metode
demonstrasi merupakan jenis pembelajaran yang menyajikan materi pelajaran kepada
siswa yang digabungkan dengan penjelasan. Tujuannya agar siswa dapat lebih
mudah memahami materi pembelajaran yang dijelaskan.
Kelebihan:
•
Siswa tidak akan ketinggalan pemahaman
karena penjelasan disertai dengan latihan.
•
Proses pembelajaran juga akan lebih
menarik karena siswa tidak hanya mendengarkan.
•
Dengan proses mengamati, siswa dapat
mengembangkan pola berpikirnya dalam menghubungkan antara teori dan praktik.
Kekurangan:
Memerlukan
persiapan yang lebih matang dari segi bahan, peralatan dan juga bahan dan
tempat karena jika tidak, justru akan berdampak pada tidak efektifnya proses
pembelajaran. Hal tersebut hanya dapat dilakukan oleh guru yang memiliki
kemampuan dan keterampilan khusus.
3. Strategi pembelajaran metode diskusi
Jenis
strategi pembelajaran lainnya yaitu dengan menggunakan metode diskusi yaitu
dengan menghadapkan siswa pada suatu masalah untuk menemukan solusi yang tepat.
Kelebihan:
•
Dapat merangsang siswa untuk berpikir
lebih kreatif.
•
Dapat melatih siswa dalam mengungkapkan
pendapatnya.
•
Dapat melatih siswa untuk saling
menghargai sudut pandang.
Kekurangan:
•
Kegiatan diskusi seringkali hanya dikuasai
oleh orang-orang tertentu.
•
Dapat mengaburkan kesimpulan dalam suatu
pelajaran, karena topiknya bisa lebih luas.
•
Seringkali ada perbedaan pendapat yang
berujung pada emosi.
•
Perlu waktu lama untuk mempelajari suatu
mata pelajaran tertentu.
4. Metode simulasi
Sedangkan
metode simulasi dalam strategi pembelajaran yaitu dengan menghadirkan situasi
tiruan agar setiap siswa dapat lebih mudah memahami konsep dan juga materi yang
disampaikan.
Kelebihan:
•
Dapat menjadi bekal bagi siswa dalam
menghadapi suatu keadaan yang sebenarnya.
•
Dapat mengembangkan sisi kreatif seorang
siswa saat melakukan proses pembelajaran.
•
Dapat menumbuhkan keberanian dan
kepercayaan diri.
•
Dapat meningkatkan semangat belajar siswa.
Ada
beberapa faktor psikologis siswa, misalnya rasa malu ketika sedang melakukan
simulasi tersebut.
Tips
menjalankan strategi pembelajaran yang benar
Setelah
mengetahui jenis serta kelebihan dan kekurangannya, maka berikutnya yaitu
memahami tips agar dapat menjalankan strategi pembelajaran dengan baik dan
benar. Apa saja? Berikut di antaranya:
1. Mendorong
komunikasi kelompok
Tanyakan
kepada siswa apa yang ingin mereka capai melalui belajar dan seperti cara apa
yang akan dilakukan untuk menyelesaikannya. Pendidik atau guru dapat meminta
para siswa untuk dapat terbuka dan jujur mengenai tantangan yang mereka hadapi.
Dengan demikian, para guru dapat memberikan solusi terbaik demi terwujudnya
aktivitas belajar mengajar yang nyaman.
2. Cari
tahu teknik belajar yang tepat
Guru
diharuskan untuk mengetahui apa yang dilakukan oleh para siswa untuk
memaksimalkan manfaat waktu belajar. Setelah mendapatkan informasi tersebut,
kamu dapat membujuk mereka untuk menuju pengembangan pendekatan baru. Beberapa
pendekatan meliputi:
•
Permainan belajar yaitu dengan menisi
beberapa kegiatan dengan permainan belajar sehingga mengurangi suasana
pembelajaran.
•
Sering-seringlah beristirahat yaitu
berpikir suatu aktifitas yang menggunakan usaha sehingga juga akan mengurangi
tenaga. Ingatkan siswa yang belajar untuk berdiri, meregangkan badan, minum
air, berbagi tawa dengan teman-teman mereka, dan kemudian ke proses kegiatan
belajar.
3. Menciptakan
suasana yang bebas gangguan
Susana
yang nyaman dalam arti mencakup banyak hal, mulai dari kebersihan dasar hingga
menjalankan kegiatan belajar mengajar dalam suasana yang nyaman dan bebas
gangguan. Meski begitu, setiap siswa tentu memiliki pendekatan dan preferensi
yang berbeda-beda, di sini pendidik dapat menciptakan suasana tersebut
berdasarkan suara terbanyak.
4. Fokus
pada eksplorasi dan pemecahan masalah
Kebanyakan
manusia menyukai tantangan, terutama hal-hal baru yang memberikan manfaat bagi
kehidupan. Strategi pembelajaran yang cerdas dapat mencakup memanfaatkan
website pencarian dan melakukan kegiatan berbasis penyelesaian masalah dalam
waktu belajar siswa.
5. Pemicu
motivasi belajar
Memiliki
tujuan dan gagasan yang jelas menjadi landasan besar untuk mencapai
keberhasilan. Para guru juga dapat memberikan apresiasi kepada siswa yang
berhasil menyelesaikan tugas dengan baik. Dengan begitu, akan memberikan motivasi
kepada para siswa untuk belajar lebih giat lagi.
6. Berbagi
pendapat
Ibaratkan
pelajar memiliki kemampuan untuk berpikir kritis tentang apa yang diajarkan
dengan meminta mereka untuk menjelaskannya dengan kata-katanya sendiri.
Memiliki minat pada apa yang ingin diketahui dan bagaimana mereka memahami
suatu masalah atau tantangan merupakan hal yang sangat berharga dan suatu
bentuk apresiasi.
Macam-macam
strategi pembelajaran
Agar
kegiatan pembelajaran dapat berjalan lebih optimal, pendidik atau guru juga
dapat menerapkan berbagai macam strategi pembelajaran, seperti:
1. Strategi
inkuiri atau SPI
Strategi
inkuiri atau SPI atau strategi bertanya meliputi sejumlah kegiatan pembelajaran
yang menitikberatkan pada proses berpikir analitis dan kritis dalam mencari dan
menjawab pertanyaan. Sedangkan tanya jawab sering diajukan antara siswa dan
guru untuk proses berpikir ini.
2. Strategi
ekspositoris atau SPE
Sistem
pembelajaran ekspositori merupakan strategi pembelajaran yang menekankan pada
proses pemberian pengetahuan atau materi yang diberikan secara lisan oleh guru
kepada siswa yang ingin membantu siswa menguasai materi secara efektif.
3. Strategi
berdasarkan strategi atau SPBM
Pembelajaran
SPBM merupakan strategi pembelajaran yang memadukan beberapa kegiatan
pembelajaran yang menonjolkan proses pemecahan masalah ilmiah. SPBM didasarkan
pada psikologi kognitif, yang dapat dibebaskan dari asumsi bahwa belajar adalah
proses mengubah perilaku melalui pengalaman.
4. Strategi
koperasi atau DSS
Metode
pembelajaran jenis ini termasuk dalam rangkaian kegiatan pembelajaran yang
dilakukan oleh siswa dalam kelompok tertentu untuk mencapai rumusan tujuan
pembelajaran. Strategi sistem pembelajaran kooperatif menggunakan kelompok
kecil atau tim yang terdiri dari empat sampai enam orang yang memiliki latar
belakang akademis ras, kuat, atau gender.
5. Meningkatkan
keterampilan berpikir atau SPPKB
Jenis
strategi ini diterapkan dalam menonjolkan kemampuan berpikir siswa. Materi yang
disajikan dapat berupa membimbing siswa melalui proses menemukan konsep sendiri
yang harus dikuasai dengan terus menghadapi proses dialog dan menggunakan
pengalaman siswa.
Agar
strategi pembelajaran yang diterapkan oleh para guru dapat berjalan maksimal,
pentingnya pihak lembaga pendidikan meningkatkan sarana dan prasarana yang ada
di sekolah seperti mengembangkan perpustakaan, renovasi kelas hingga memberikan
pelatihan kepada pendidik
Komentar
Posting Komentar